Beranda > Program

Social Development Program



Social Development Program merupakan program pembangunan masyarakat berbasis aktivitas sosial yang dilaksanakan secara partisipatif bersama masyarakat. Program ini dilakukan dengan pendekatan commnunity development, di mana masyarakat penerima manfaat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas program. Masyarakat merupakan subjek perubahan yang menentukan suksesnya program social development ini dalam jangka panjang.
 
A. EDUCATION FOR HUMANITY
 
Di bidang pendidikan ACT merancang berbagai program sebagai alternatif solusi atas masalah pendidikan anak Indonesia, baik berjangka pendek, maupun jangka panjang, diantaranya :
 
RUMAH BELAJAR ANAK
 
Rumah Belajar Anak (RBA) hadir sebagai salah satu alternatif terpadu untuk membantu mencerdaskan anak-anak bangsa dari aspek keterampilan hidup, afeksi, pengetahuan (kognisi), dan behavioral (perilaku) secara sinergis.
 
RBA  merupakan rumah belajar terpadu bagi anak-anak bagi usia 6 – 16 tahun yang berada di tengah-tengah komunitas dengan pengelolaan langsung dari fasilitator loka. berfungsi sebagai sentra belajar anak  yang akan memberikan bekal keterampilan hidup (life skill program
 
Bentuk Kegiatan : 
 
Taman Bacaan Anak, 
Tak sekedar perpustakaan, namun dikembangkan menjadi tempat ‘nongkrong’ alternatif yang menghibur dan menyenangkan bagi anak-anak  sekaligus meningkatkan minat baca anak-anak. 
 
Sentra Bermain
Sentra bermain bagi anak-anak sekaligus latihan bersosialisasi dengan Ragam permainan tradisional & petualangan anak
  
BINTANG DESA
 
Bintang desa merupakan program investasi masa depan bangsa, bagi anak bangsa dari berbagai Desa di pelosok Indonesia. Program ini khususnya diberikan kepada anak di atas rata-rata, namun memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan karena rendahnya tingkat ekonomi keluarga. 

Program berupa beasiswa pendidikan formal mulai dari Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi serta up-grading skill melalui pelatihan-pelatihan. Paska program para anak bangsaikut membangun desa tempat tinggalnya masing-masing dengan menjadi motor dalam membangun desa. Serta mendorong masyarakat untuk menaikkan kesejahteraan serta taraf hidup masyarakat. 
 
INTEGRATED SCHOOL DEVELOPMENT
 
Bantuan terpadu di bidang pendidikan, melingkupi semua faktor mulai dari anak didik, tenaga pendidik, sarana dan prasarana, dan pengembangan kompetensi.

Bentuk kegiatan :
Bedah sekolah, yang khusus berkonsentrasi pada pembangunan atau renovasi gedung sekolah. Tujuannya untuk menjamin tetap terselenggaranya pendidikan di daerah tertinggal atau daerah bencana, baik sekolah formal dan non formal.  
Training peningkatan kapasitas guru
Pendampingan untuk peningkatan kualitas proses belajar
 
BUKU UNTUK SAHABATKU
 
Program berbagi buku untuk anak-anak di daerah bencana dan daerah terpencil yang jauh dari akses pendidikan dan pembelajaran.
 
Masyarakat berbagai usia maupun institusi (korporasi, sekolah, dll) dapat terlibat dalam program ini. Dengan berpartisipasi menyediakan buku bagi anak-anak dari masyarakat tidak mampu, yang akan disalurkan oleh tim relawan pendidikan ACT ke sekolah-sekolah di wilayah terpencil maupun penyaluran langsung ke komunitas.
 
B. HEALTH FOR HUMANITY
 
Fokus program adalah menggerakkan masyarakat untuk menjadi bagian dari barisan kepedulian dalam menuntaskan masalah kesehatan dan lingkungan. Sehingga terwujud masyarakat yang sehat dan mandiri, diimplementasikan dalam berbagai model program jangka pendek maupun jangka panjang. 
 
Model program yang dijalankan, diantaranya :
 
BENGKEL GIZI TERPADU
 
Program penanganan komunitas malnutrisi dengan konsep terpadu dan partisipatif. Melibatkan berbagai elemen masyarakat dengan segala potensinya.  Kekuatan kebersamaan ini diarahkan untuk menjadi subyek program, pemerintah, maupun dunia usaha.
 
Program ini dijalankan dengan menghadirkan sebuah SENTRA PEMULIHAN DAN EDUKASI yang dikelola oleh kader kesehatan setempat dengan pendampingan intensif dari tim program Kesehatan ACT dan diperkuat oleh relawan kesehatan khususnya medis, paramedic, ahli gizi dan kesehatan keluarga serta relawan pendamping untuk pemberdayaan ekonomi dan penguatan keuangan keluarga.
 
Bentuk aktivitas yang dilakukan : 
 
1. Pemulihan Gizi Terpadu
Emergency (kuratif): penyelamatan balita/anak/masyarakat  penderita malnutrisi khususnya Kurang Energi Protein dari ancaman kematian dengan penanganan medis dan terapi gizi.
Rehabilitasi: pemulihan kondisi dengan pola Intervensi gizi dan rehabilitasi penyakit penyerta serta pendampingan oleh relawan dan kader gizi. 
 
2. Edukasi Gizi dan Kesehatan Masyarakat
Edukasi Ibu, anak & remaja putri, tentang gizi , kesehatan keluarga, kesehatan lingkungan dan kekuatan spiritual. 
Life Skill Training, pengembangan keterampilan Ibu dan anak (yang sudah pulih ) untuk bekal peran mereka di masyarakat
 
3. Pemberdayaan Komunitas
Melepaskan ketergantungan masyarakat pada pihak lain, yakin dengan potensi, berdaya dan mandiri tanpa mengabaikan aspek spiritual.
Pemberian Modal Usaha dan Pembentukan lelompok Usaha Masyarakat Mandiri
Peningkatan skill kewirausahaan dan Pendampingan
Pengembangan jaringan pasar dengan menjalin kemitraan
 
WATER & SANITATION PROGRAM
 
Program yang bertujuan untuk memberikan alternative solusi bagi masyarakat yang belum mendapat akses yang memadai terhadap air bersih dan sanitasi. Program ini juga bertujuan untuk mengurangi risiko munculnya wabah penyakit akibat rendahnya kebersihan/sanitasi, baik perorangan/lingkungan serta mengedukasi dan memotivasi masyarakat untuk menjaga kesehatan diri dan lingkungannya. 
 
Bentuk program : 
Penyediaan Instalasi Air Bersih dan MCK lengkap dengan tempat mencuci
Edukasi Pola Hidup Sehat : Penyuluhan, FGD, Sosialisasi melalui tools komunikasi
Pendampingan Masyarakat
 
SUSU UNTUK SAHABATKU
 
Program ini dirancang untuk menyiapkan generasi sehat, cerdas, dan siap berkompetisi. Melalui Susu untuk Sahabatku, ACT berupaya untuk menggerakkan kepedulian masyarakat terutama di bidang kesehatan anak. 
 
Masyarakat berbagai usia maupun institusi (korporasi, sekolah, dll) dapat terlibat dalam program ini dengan berpartisipasi menyediakan susu bagi anak-anak dari masyarakat tidak mampu, yang akan disalurkan oleh Tim dan Relawan Kesehatan ACT melalui sekolah-sekolah di wilayah yang rawan pangan/gizi.

 
C. GREEN FOR HUMANITY
 
Fokus program di bidang lingkungan ini adalah membangun gerakan kepedulian dan partisipasi seluruh elemen masyarakat terhadap permasalahan lingkungan melalui program pencegahan, konservasi, dan rehabilitasi lingkungan hidup.

Beberapa model program yang dijalankan diantaranya:
 
INDONESIA GREEN COMMUNITY
 
Program edukasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat pada level komunitas untuk membangun basis masyarakat peduli lingkungan di Indonesia.
Melalui program ini masyarakat diharapkan dapat berperan aktif sebagai subjek program sekaligus yang akan merasakan dampak positif program ini. Sinergi antara berbagai pihak, seperti pemerintah, corporat, LSM dan masyarakat diharapkan mampu menghasilkan solusi dalam permasalahan lingkungan di sekitarnya, diwujudkan dalam bentuk aksi : 

Edukasi lingkungan untuk komunitas: FGD, workshop dan training untuk penguatan wawasan lingkungan sekaligus simulasi kegiatan perawatan lingkungan seperti pengolahan sampah, pembuatan lubang biopori, penghijauan lingkungan, dll.
Pendampingan komunitas dalam gerakkan pemanfaatan sampah menjadi bahan bernilai ekonomis.
Pembentukan organisasi masyarakat peduli lingkungan
 
INDONESIA GREEN SCHOOL
 
Target jangka panjang dari program ini adalah menciptakan generasi pemimpin berkarakter sadar lingkungan.  Dalam program ini anak (siswa sekolah) dan masyarakat (guru dan orang tua murid) diposisikan sebagai subjek dan objek edukasi lingkungan. Melalui program ini diharapkan dapat membentuk karakter anak menjadi sosok yang memiliki karakter leader, peduli dan memahami lingkungan sehingga menjadikannnya sebagai bagian dari solusi permasalahan lingkungan di  negeri ini.

Di sisi lain diharapkan agar dapat membantu sekolah untuk mewujudkan sekolah bersih, hijau, dan sehat. Sehigga meningkatkan kenyamanan proses belajar mengajar sehingga prestasi siswa dapat terangkat serta terbangun jaringan sekolah dan masyarakat yang sadar lingkungan. 
 
Bentuk kegiatan yang dijalankan : 
Training bagi Kepala Sekolah, Guru dan Siswa
Pendampingan Sekolah oleh  Fasilitator Program
Lomba atau kompetisi antar Sekolah (Sekolah Peduli Lingkungan/Green School)
Sertifikasi bagi sekolah di bidang lingkungan
 
KAMPANYE & AKSI PEDULI LINGKUNGAN : PENANAMAN POHON BAKAU
 
Program yang bersifat partisipatif (melibatkan berbagai elemen masyarakat) berwawasan Lingkungan yang diimplementasikan dengan konsep Ceria, Sederhana, Bermakna dan memberikan manfaat jangka panjang. 
 
Benefit program ini diantaranya : 
Pemulihan lingkungan
Pengurangan Risiko timbulnya pengaruh negatif terhadap lingkungan dengan terkuranginya tingkat pencemaran 
Pengurangan dampak pemanasan global
Tersedianya (potensi) sumber daya/bahan baku untuk pemberdayaan ekonomi (Kayu dan buah bakau)
 
Bentuk Kegiatan :
Penanaman pohon bakau (baik dengan konsep guludan maupun lepas di area bakau pantai, menyesuaikan dengan lokasi)
Pemeliharaan pohon hingga hingga usia mampu bertahan hidup dan menjalankan fungsinya.
 

D. ECONOMIC EMPOWERMENT
 
Masyarakat adalah subjek utama pembangunan. Bukan pemerintah, bukan lembaga sosial maupun lembaga kemanusiaan. Perubahan yang lahir dari dasar akan lebih kokoh bertahan dan lebih memiliki daya tahan untuk  berkelanjutan. Perspektif  ini adalah stimulan dan pemikiran dari gagasan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas, membangun ketahanan ekonomi dengan mengoptimalkan potensi lokal.
 
ACT merancang dan mengimplementasikan model-model program pemberdayaan ekonomi berbasis pengembangan potensi lokal menuju masyarakat yang mandiri, terdiri atas : 
 
LUMBUNG TERNAK MASYARAKAT
 
Program ini ditujukan untuk mendorong masyarakat agar mampu mengelola dan mengembangkan potensi ekonomi lokal dengan agar dapat bangkit dari kesulitan ekonomi. Program LTM dilaksanakan di lokasi yang memiliki potensi sumber daya sesuai dengan kebutuhan program yaitu hewan ternak (kambing dan sapi) serta sumber pakan. 
 
Bentuk program berupa pembibitan atau penggemukan ternak, dengan seluruh prosesnya melibatkan masyarakat. Skema program dengan hibah bergulir atau sistem gaduh antara masyarakat dengan organisasi pengelola (yang dibentuk dari masyarakat sendiri), dimana hasil ternak yang menjadi hak pengelola akan kembali diberikan ke masyarakat pemetik manfaat  berikutnya sehingga  pemetik manfaat dapat terus bertambah dari waktu ke waktu. 
 
Aktivitas program berupa :  
Pembibitan ternak serta kandang pemeliharaan
Pemeliharaan anakan dan penggemukan ternak
Pengolahan dan pengembangan pakan ternak khusus yang lebih sehat dan menguntungkan bagi pengelola ternak
Perencanaan skema inti plasma dengan konsep bagi hasil dengan masyarakat peternak
Pembentukan organisasi masyarakat sebagai plasma dari LTM
Menyediakan Relawan ahli peternakan sebagai pendamping lokal program
 
WOMEN EMPOWERMENT
 
Merupakan program pemberdayaan ekonomi bagi wanita kelapa keluarga atau penopang ekonomi keluarga, agar memiliki kehidupan yang lebih baik. Melalui program ini kelompok perempuan yang didampingi akan menjadi kelompok usaha sehingga masing-masing anggotanya menjadi pemilik bisnis (owner).

Tujuan program:
Memberikan aktivitas produktif yang dapat menjadi sumber penghasilan kaum wanita dan berkontribusi menambah pendapatan rumah tangga
Mengembangkan potensi kaum perempuan melalui pengembangan produk-produk  unggulan (primer/olahan) berbasis potensi ekonomi dan bahan baku lokal
Meningkatkan kesejahteraan rumah tangga melalui pengembangan ekonomi produktif cellarage
           
Aktivitas/program dijalankan dalam bentuk:
Pelatihan pendamping kelompok usaha
Pelatihan Motivasi Bisnis
Pembentukan Kelompok Usaha & Kelembagaan
Penyediaan Kebutuhan Modal
Pendampingan
Peningkatan soft/hard skill bisnis
Peningkatan jaringan pemasaran usaha