Beranda > Program

Disaster & Social Mitigation



INDONESIA merupakan salah satu negara dengan tingkat kerawanan tinggi terhadap berbagai ancaman bencana alam dampak cuaca ekstrem. Bencana alam banjir, tanah longsor, dan terjangan puting beliung memiliki frekuensi kejadian sangat tinggi di Indonesia. Posisi geografis Indonesia di daerah tropis terletak di antara dua benua dan dua samudera menjadikan Indonesia memiliki sistem cuaca dan iklim kontinen maritim yang khas. Meskipun pola iklim terjadi pergiliran teratur seperti bergantinya musim hujan dan musim kemarau, jika terjadi gangguan tropis, sering timbul cuaca ekstrem yang dapat memicu terjadinya bencana alam. 

 
Selain daripada itu karena posisi Indonesia yang terletak pada pertemuan 3 (tiga) lempeng tektonik di dunia, maka Wilayah Indonesia termasuk daerah rawan terjadinya bencana alam geologi. 3 (tiga) lempeng tektonik di dunia itu yaitu: Lempeng Australia di selatan, Lempeng Euro-Asia di bagian barat dan Lempeng Samudra Pasifik di bagian timur, yang dapat menunjang terjadinya  sejumlah  bencana.s Bahkan beberapa bencana merusak juga pernah tercatat di Indonesia, seperti Tsunami Aceh 2004, Letusan gunung Krakatau dan erupsi Gunung Merapi dll.

TOTAL DISASTER MANAGEMENT (TDM)
 
Adalah program yang menjawab dimana penanggulangan bencana dilakukan bukan hanya pada saat terjadinya bencana dalam bentuk penyelamatan korban, tapi dimulai dari tahap preventif, mitigasi, kesiapsiagaan sebelum bencana, saat terjadi bencana berupa emergency response dan paska bencana dalam bentuk rehabilitasi dan rekonstruksi. TDM memiliki dua program:

1. DISASTER MITIGATION

Merupakan salah satu fase penting TDM, dimana masyarakat ditumbuhkan kesadarannya tentang bencana sehingga masyarakat siap dan resiko bencana dapat dikurangi. Mitigasi Bencana merupakan serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun  penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana. Program ini bertujuan untuk mengurangi bahkan menghindari dampak risiko bencana  yang akan ditimbulkan oleh bencana alam. Baik sebelum, pada saat terjadi bencana maupun sesudah kejadian bencana.

PROGRAM DISASTER MITIGATION:
 
A. DISASTER PREPAREDNESS & MITIGATION TRAINING:
 
1. Pelatihan Mitigasi bencana berbasis komunitas dan berbasis kawasan (CBDRM, government dll). 
2. Pembinaan dan Pelatihan Keselamatan Kesehatan Kerja (Sertifikasi K3) 
3. Contingency Plan Training 
4. SAR  training (Fire Rescue, Vertical Rescue, Water Rescue dll)
5. Disaster Preparedness and (Flood Preparedness Training, Fire Praparedness Training, Eruption Preparadness Training, Earthquake Preparedness Training)
 
B. ONE DAY TRAINING:

1. Motivation on Disaster & Humanity Intelligence Training
2. Outbound Training based on Disaster Games
3. Disaster Preparedness Training
4. Disaster Management Training
5. Psycho Healing Mastery 
6. K3 Training
7. Fire Rescue Training
8. Vertical Rescue Training
9. Training for Disaster Volunteer
 
C. CONSULTING
 
1. SOP's Emergency Response Plan (ERP) untuk Government & Private Sector
2. SOP’S Disaster Management untuk Government & Private Sector
3. Desain & Kontruksi SAR Training Center 
4. K3 Consulting (HSE, Fire Rescue, dll). 
5. Fire Safety & Security
6. Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Pengurangan Risiko Bencana
 
D. DISASTER HARDWARE AND EQUIPMENT):
 
1. Disaster Equipment (Tenda, Perahu, dll)
2. Toilet Portable
3. Shelter Knock down
 
E. RESEARCH 
 
1. Program Penelitian Dampak Ekonomi Banjir Proyek Pengurangan Resiko Bencana
2. Pemetaan data spasial daerah potensi bencana menggunakan metode GIS (Sistem Informasi Geografis (bahasa Inggris: Geographic Information System disingkat GIS)
3. Research Komunitas base on Humanity Problem (disekitar lokasi perusahaan, khususnya perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan)
 
F. PUBLISHING
 
1. Menerbitkan dan menjual tools dan sarana edukasi bencana, seperti brosur, poster, komik, buku saku, dll 
 
2. SOCIAL MITIGATION

Merupakan serangkaian upaya untuk mengurangi risiko permasalahan-permasalahan sosial yang kronis, baik melalui pembangunan fisik, mental dan  psikososial maupun penyadaran serta peningkatan kemampuan dan kapasitas menghadapi ancaman dahsyatnya problem sosial, melakukan cegah dini sebelum permasalahan-permaslahan tersebut semakin berisiko memiliki kerusakan yang lebih besar dan komplek, dengan melakukan Capacity & Character Buiding, Advocacy, Social Rescue, Empowerment (CARE), dll. 
 

 
PROGRAM SOCIAL MITIGATION
 
A. GLOBAL CHILDCARE (GCC)
 
Membangun masa depan global dengan menyiapkan generasi yang berkarakter untuk Menumbuhkan dunia yang lebih baik
Mengorganisir dan mengelola berbagai persoalan kemanusiaan terkait anak-anak dan masa depan generasi kita, secara terencana, terkonsep, terintegrasi, dan berkesinambungan sehingga menjadi formula ideal dalam mengatasi berbagai problem kemanusiaan baik dalam skala lokal, nasional, regional, maupun global.
Mengorganisir dan mengelola segala potensi kedermawanan masyarakat global sebagai modal sosial untuk mengatasi berbagai problem kemanusiaan terkait anak-anak dan masa depan generasi kita,  baik dalam skala lokal, nasional, regional, maupun global.
Mengorganisir dan mengelola segala potensi kerelawanan global sebagai modal sosial untuk mengatasi berbagai problem kemanusiaan terkait anak-anak dan masa depan generasi kita baik dalam skala lokal, nasional, regional, maupun global.
 
B. SOCIAL DEVELOPMENT PROGRAM
 
Pembangunan sosial yang selama ini gencar di canangkan oleh pemerintah masih jauh dari harapan yang diinginkan. Pembangunan sosial yang dijalankan masih terpusat pada wilayah perkotaan, belum memenuhi azas pemerataan. Seluruh program Social Develpment yang dilakukan ACT diharapkan memenuhi harapan dan kriteria diantaranya : Pemberantasan Kemiskinan, Social Harmony dan pemerataan kesempatan kerja dll.