Beranda > Berita Terbaru
Emergency Response

Distribusi Natura dan Trauma Healing, untuk Korban Banjir Bandang Kuningan

26 Jan 2017
Distribusi Natura dan Trauma Healing, untuk Korban Banjir Bandang Kuningan

ACTNews, KUNINGAN – Tim Tanggap Bencana ACT - MRI Jawa Barat bersama Komunitas Panon Poe Indonesia di hari ketiga banjir bandang di Kecamatan Cibingbin-Kuningan, terus bersinergi menggelar aksi kemanusiaan membantu korban.     
 
Selain bergotong royong membersihkan lumpur tebal dan sampah pasca-banjir bandang bersama elemen lainnya, seperti dengan BPBD Kuningan, Potensi SASR/POTSAR Ciayumaja Kuning, Front Pembela Islam/FPI dan Polsek Cibingbin. Tim juga mendistribusikan bantuan natura berupa logistik dan personal hygine, serta bantuan sajadah dan Al-Quran di sejumlah masjid Desa Citenjo dan menggelar trauma healing untuk anak-anak korban banjir bertempat di SDN 2 Citenjo, Kecamatan Cibingbin.
 
Diding Fachrudin, Komandan Tim Tanggap Bencana untuk banjir bandang di Kecamatan Cibingbin, mengungkapkan timnya juga sudah mendirikan 'dapur hangat' (semi dapur umum) di Dusun Parenca, Desa Ciuyah, untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum para korban.      
 
“Alhamdulillah, berkat kerjasama tim yang solid Tim Tanggap Bencana ACT dengan elemen lainnya, akses jalan di Desa Citenjo sudah mulai bersih dari lumpur. Selain itu hari ini kami juga sudah mendistribusikan bantuan natura kepada  200 orang lebih korban banjir dan sore harinya tim kami menggelar trauma healing kepada 120 anak-anak,”terangnya.   
 
Diding menambahkan, respon anak-anak korban banjir bandang sangat antusias dan terhibur, karena kegiatan trauma healing dari Tim ACT ini adalah kegiatan trauma healing pertama kalinya dipenanganan banjir di Kecamatan Cibingbin.
 
Seluruh aksi Tim Tanggap Bencana pada hari ketiga banjir bandang berakhir pukul 21.30 WIB. Menjelang tengah malam  tim pun pulang ke Posko untuk istirahat. Namun saat di perjalanan menuju posko, Tim sempat 'dihadang' banjir susulan selama beberapa jam.        
 
“Saat pulang dari aksi, sekitar pukul 21:40 WIB, kami sempat ‘dihadang’ banjir susulan  selama beberapa jam dengan ketinggian banjir antara 1 meter - 1,8 meter,” terang  Diding.  
 
Hari keempat pasca-banjir bandang, Kamis (26/1 ), Tim Tanggap Bencana ACT kembali akan melakukan aksi, diantaranya bersinergi dengan beberapa komunitas asal Kuningan dan Cirebon diantaranya dengan Komunitas Sedekah Nasi Cirebon, mendistribusikan makanan siap santap untuk korban banjir bandang.
 
Saat ini para korban banjir bandang sangat membutuhkan bantuan natura berupa: sembako, perlengkapan rumah tangga (seperti kasur dan perlatan dapur), air bersih, personal hygine (perlengkapan kebersihan), paket pendidikan untuk anak sekolah, dan kebutuhan lainnya.[]

Penulis: Muhajir Arif Rahmani
Foto: Ading