Beranda > Berita Terbaru
Relawan

'Social Development Program' dalam Volunteer Camp Batch-6 Deli Serdang

27 Jan 2017
'Social Development Program' dalam Volunteer Camp Batch-6 Deli Serdang

ACTNews, DELI SERDANG – Menjadi relawan bukanlah pilihan, menjadi relawan merupakan suatu keputusan. Keputusan terbaik untuk mendedikasikan diri menjadi insan terbaik, melalui kegiatan positif menebar bahagia untuk sesama. Dalam perjalanannya seorang relawan kemanusiaan dituntut mampu menyelesaikan segala persoalan kemanusiaan demi terciptanya peradaban manusia lebih baik.
 
Dalam perwujudan cita-cita tersebut, salahsatu proses yang harus dijalani adalah peningkatan kapasitas individual relawan, serta integrasi kekuatan dari masing-masing individu. Sehingga membentuk gelombang besar kekuatan dalam penyelesaian persoalan kemanusiaan.
 
Volunteer Camp/VC Batch-6 Sumatera Utara yang digelar di Desa Telaga Tujuh, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Sabtu – Minggu (21-22 Januari 2017), merupakan kegiatan pembekalan kerelawanan sebagai bentuk eksplorasi potensi diri para relawan, untuk mengelola potensi yang ada dilingkungan sekitar. Dalam kegiatan tersebut pembekalan materi Fire Rescue, First Aider, Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara, serta Kebencanaan, menjadi pembekalan wajib bagi para relawan.
 
Materi Fire Rescue yang dibawakan Tim Ahli Pemadam Kebakaran/Damkar Kota Medan mengawali keseruan pembekalan para relawan, penyampaian materi secara lugas dibumbui sedikit guyonan membuat para peserta begitu semangat mengikuti kegiatan ini. Aksi lapangan pun tak kalah serunya masyarakat terlibat langsung dalam kegiatan fire rescue, secara bergantian peserta bersama warga melakukan praktek pemadaman dengan menggunakan APAR, karung basah, juga dengan menggunakan peralatan utama damkar.
 
Menurut Ronio Romantika, Koordinator Wilayah – MRI Sumatera Utara,  satu hal yang membedakan Volunteer Camp Batch-6 dengan Volunteer Camp sebelumnya adalah 'Social Development Program'. Program ini sebagai inisiasi pemberdayaan relawan serta menguatkan posisi relawan di masyarakat.
 
“Para relawan diberikan pembekalan tentang penggalian potensi lingkungan masyarakat, serta bagaimana memaksimalkan pengelolaan potensi tersebut. Dalam hal ini para relawan menangkap potensi alam Labuhan Deli sebagai lumbung pangan serta lumbung ternak,”ujarnya.
 
Ronio menambahkan para relawan mendapat ilmu baru selain dari pemateri juga langsung praktek ke masyarakat. Momen luar biasa terjadi dimana para relawan berkesempatan langsung melakukan pemanenan padi di sawah milik masyarakat, mengetahui alur kerja mulai dari padi dipanen hingga pengolahan di kilang padi.
 
Hal tersebut diamini  Muhammad Affan, selaku Penanggung Jawab VC-Batch 6, menurutnya  Volunteer Camp yang digelarnya di awal tahun 2017 ini, dibekali dengan materi ‘Social Depelovment Program’ sebagai upaya untuk bisa menjadikan para relawan berdaya di masyarakat.
 
“Didalam materi itu ada social mapping, asesmen lokasi dan tentang materi keahlian ekonomi yang ada di masyarakat. Relawan yang ikut dalam VC ini tidak hanya menjadi relawan penanganan bencana semata, namun bisa berdaya di masyarakat dalam hal apapun dari sisi ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan yang lainnnya,”tuturnya.  
 
Suasana begitu cair dan hangat, para peserta yang berjumlah 78 orang berkesempatan untuk bergotong royong berbaur dengan masyarakat untuk aksi bersih lingkungan. Tak hanya disitu, momen puncak terjadi ditengah pematang sawah dimana para relawan terjun langsung berjibaku dengan asiknya memanen padi milik masyarakat lokal.
 
Dukungan dari Erwin Amri, selaku Kepala Desa pun terlihat, Ia juga ikut serta dalam kegiatan ini, begitu juga dengan Arbaini, selaku Kepala Dusun VI turut pula melakukan dukungan penuh dengan melibatkan diri dalam kegiatan ini.
 
Sejatinya persoalan kemanusiaa dapat diselesaikan dengan kedermawanan dan kerelawanan, kedepannya relawan tidak hanya hadir dalam kebencanaan maupun tragedi kemanusiaan saja, namun juga aktif langsung sebagai agen kemanusiaan, menuju terciptanya SDM mandiri dan berdaya. Dengan aksi nyata kepedulian sebagai stimulan terbentuknya gelombang besar kepedulian terhadap sesama. []

Penulis: Panca Irawan
Editor: Muhajir Arif Rahmani