Beranda > Berita Terbaru
#IndonesiaDaruratBencana

Satu Meter Banjir di Sumbawa Barat, 36 Ribu Warga Terdampak

02 Feb 2017
Satu Meter Banjir di Sumbawa Barat, 36 Ribu Warga Terdampak

ACTNews, SUMBAWA BARAT - Lagi, cerita tentang banjir belum juga selesai. Selasa (31/1) sampai Rabu (1/2) kemarin, beberapa wilayah di Kabupaten Sumbawa Barat terendam banjir. Satu meter banjir dikabarkan menenggelamkan satu Kecamatan yakni Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Meski tidak ada pengungsian, namun sedikitnya 36.918 jiwa penduduk satu kecamatan menjadi korban dari bencana banjir ini.

Rilisan tertulis sementara yang disebarkan ke media oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB mengabarkan, nyaris 37 ribu jiwa warga Kecamatan Taliwang berdiam diri menunggu banjir surut. Sampai Rabu (1/2) senja kemarin, banjir belum juga surut, ketinggian banjir kurang lebih setengah meter sampai dengan semeter, meluas merendam rata hampir di seluruh Kecamatan Taliwang.

Dari laman Antara, rincian warga terdampak banjir berasal dari Kelurahan Bugis sebanyak 1.328 Kepala Keluarga (KK), atau sekitar 4.838 jiwa. Lalu di Kelurahan Arab Kenangan 798 KK, kurang lebih 4.838 jiwa. Kemudian di Kelurahan Kuang sebanyak 1.854 KK atau 6.416 jiwa.

Sementara itu, banjir juga menerjang Kelurahan Menala dengan jumlah terdampak 1.882 KK atau 6554 jiwa, Kelurahan Dalam 1.216 KK atau 4.447 jiwa, Kelurahan Sampir 1.252 KK atau 4266 jiwa, Desa Sermong 328 KK atau 1078 jiwa, Desa Sapugara Bree 965 KK atau 3.344 jiwa, dan Desa Temekan 335 KK atau 1.107 jiwa.

Sampai dengan Kamis pagi (2/2) belum ada kabar lebih lanjut dari Kabupaten Sumbawa Barat. Sementara menilik laman prediksi cuaca weather.com, sejak Kamis sore (2/2), hujan kategori sedang sampai lebat masih akan tetap mengguyur Sumbawa Barat. Prediksi cuaca bahkan melihat Kamis (2/2) ada kemungkinan hujan selama berjam-jam selepas Maghrib sampai dengan Subuh keesokan harinya dengan tingkat kemungkinan hujan lebat mencapai 90%.

Sementara itu, dari BPBD Kabupaten Bima juga mengabarkan kejadian banjir di Kecamatan Woha. Sejak Selasa (1/2) sampai Rabu (2/2) banjir di Kecamatan Woha merendam sedikitnya 1.215 rumah dan 150 hektare area persawahan.

Menilik tingkah cuaca beberapa pekan ke depan, khusus untuk wilayah Lombok dan NTB, BMKG stasiun Meteorologi Bandara Internasional Lombok (BIL) memberikan peringatan awal untuk mewaspadai curah hujan tinggi dan angin kencang. Prediksi BMKG melihat kemungkinan hujan lebat di wilayah Lombok dan NTB akan berlangsung sampai dengan Bulan Maret.
 
Penulis: Shulhan Syamsur Rijal