Beranda > Berita Terbaru
ACT Aceh

Sekotak Bahagia di Jumat Berkah

03 Feb 2017
Sekotak Bahagia di Jumat Berkah

ACTNews, ACEH - Sebelum matahari muncul malu-malu hingga matahari panas berdenting, mereka selalu siap sedia di pos masing-masing. Mereka rutin setiap hari merengkuh damai benda-benda yang sudah dianggap sebelah mata, kotor, bahkan busuk. Tak lain dan tak bukan mereka lah yang berjasa membuat tong sampah dan trotoar jalan terasa indah untuk dilirik. Paling tidak mereka lah barisan yang paling siap siaga ketika tong-tong itu sudah mulai penuh atau ketika trotoar itu sudah mulai berdebu.

Mudah ditebak, Mereka itu bukan tukang sampah, tapi Sang Pahlawan Kebersihan!

Serupa di kota lainnya, Sejak pagi, mudah menemukan ratusan mungkin ribuan pahlawan kebersihan itu bergerilya di sepanjang jalan raya Banda Aceh. Tentu tak sampai disitu, karena sampah-sampah dan juga debu itu akan segera diproses di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang berlokasi Gampong Jawa, Kecamatan Kuta Raja, Banda Aceh. Di sinilah giliran aksi pahlawan kebersihan berikutnya memilah-milah sampah mana yang bisa jadi sumber pendapatan mereka.

Mereka mungkin lupa bahwa ini Jum’at Berkah sampai kejutan seratus nasi kotak dari ACT Aceh bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Aceh datang menyapa mereka.

Sekitar pukul sembilan pagi sampai jelang adzan shalat Jumat berkumandang, Jumat (3/2), ada sekitar 60 nasi kotak yang dibagikan kepada penyapu jalan dan pengangkut sampah di sepanjang jalan Tengku. H. Daud Beureueh sampai Panglima Polim. Sementara itu, 40 nasi kotak lainnya diterima dengan ramah oleh para petugas sortir sampah di TPA Gampong Jawa.

Sedekah Pangan kepada “Pahlawan Kebersihan Lingkungan Banda Aceh” menjadi aksi perdana yang mengesankan bagi ACT cabang Aceh. Perlu diketahui, ACT Aceh baru saja dibentuk awal Januari lalu.

Menyelip di antara 180 ton gunungan sampah di Jumat itu, belasan relawan berbaur akrab bersama puluhan pahlawan kebersihan. Warna-warni tumpukan sampah kini semakin indah dihiasi pemandangan langka tersebut.

“Alhamdulillah saya senang hari ini dapat makan nasi kotak. Dulu biasanya ada yang bagikan nasi kotak ke kami kalau bulan ramadhan saja” ucap Aisyah, seorang ibu berumur sekira 50 tahunan tersenyum simpul. Beliau adalah seorang pemulung yang mengais sampah di TPA Gampong Jawa dengan penghasilan Rp30.000/hari.

Barangkali ukuran nasi kotak itu tidak dapat mengecilkan bulir-bulir keringat mereka ketika mengais sampah. Tetapi siapa sangka? Bukankah kepedulian sekecil apapun dapat membawa bahagia tak terkira?

Terlebih, ini adalah aksi Jumat berkah dengan tagar #ACTionJum’at di mana sedekah di hari Jum’at lebih baik dibandingkan hari lainnya. Program Sedekah Pangan seperti ini akan menjadi aksi rutin ACT Aceh setiap dua pekan sekali, menyasar kaum dhuafa lainnya. “In shaa Allah, dua pekan berikutnya aksi akan menyambangi kampung nelayan di Banda Aceh,” ungkap Lisda, relawan MRI Aceh.

Ingin ikut bergabung berbagi kebahagian kepada saudara kita yang membutuhkan. Tim ACT In shaa Allah siap menyalurkan donasi Anda sekecil apapun.

 
Rasulullah bersabda : “Jika engkau ingin agar hatimu menjadi lunak, maka berilah makan orang miskin dan usaplah kepala anak yatim” (HR. Ahmad)

Penulis: Lisdayanti dan Tsurayya Fajri Islami