Beranda > Berita Terbaru
#IndonesiaDaruratBencana

1.340 Jiwa Terpaksa Mengungsi, Akibat Banjir Bandang di Bitung

13 Feb 2017
1.340 Jiwa Terpaksa Mengungsi, Akibat Banjir Bandang di Bitung

ACTNews, BITUNG – Hujan deras yang mengguyur Kota Bitung - Sulawesi Utara  pada Minggu (12/2) subuh, mengakibatkan sejumlah Kelurahan di empat Kecamatan, yakni Kecamatan Maesa, Aertembaga, Lembeh Utara dan Lembeh Selatan, dilanda Banjir bandang dan tanah longsor.
 
Sejumlah 600 rumah lebih  tergenang banjir, puluhan rumah tertimpa tanah longsor dan 1.340 jiwa menjadi korban, yang terpaksa harus mengungsi. Banjir dan tanah longsor juga menyebabkan pohon tumbang sehingga akses jalan terputus.
 
Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penangulangan Bencana/BNPB, Sutopo Purwo Nugroho,  Hujan terjadi dengan intensitas tinggi dan banjir bandang merupakan kiriman dari Gunung Dua Saudara, yang merendam 6 Kelurahan yang berada dalam Kecamatan Aer Tembaga dan beberapa kecamatan lainnya.
 
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bitung, Franky Ladi mengungkapkan saat ini tim terpadu Kota Bitung yaitu BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum, PMI, Polres, Kodim, Marinir, relawan dari MRI Sulawesi Utara, serta aparat kecamatan hingga aparat kelurahan, terus melakukan upaya darurat menangani korban bencana.
 
“Tindakan darurat sementara meliputi evakuasi warga, membersihkan saluran air yang tersumbat, membuka akses jalan yang tertutup material longsor, serta mendirikan posko dan dapur umum”,pungkasnya.[]

Penulis: Muhajir Arif Rahmani (DBS)
Foto: Tribunnews.com