Beranda > Berita Terbaru
Emergency Response

ACT Dirikan Posko Bencana Nasional untuk Merespon Banjir Jakarta

21 Feb 2017
ACT Dirikan Posko Bencana Nasional untuk Merespon Banjir Jakarta

ACTNews, JAKARTA - Belum usai Tim Disaster Emergency Response (DER)-ACT melakukan aksi tanggap bencana banjir di Kabupaten Brebes, Selasa (21/2) ini, banjir di beberapa wilayah di DKI Jakarta sudah membunyikan “sirine emergency”, yang artinya Tim DERM-ACT juga diperlukan untuk upaya evakuasi korban banjir yang terjebak di dalam rumahnya. 

Banjir akibat guyuran hujan deras sejak dini hari tadi membuat sebagian akses jalan lumpuh. Seperti yang diutarakan Insan Nurrohman, Vice Presiden-ACT, saat ini Timnya tengah mendirikan Posko Bencana Nasional di Kantor ACT Ciputat, mengaktivasi 14 Koordinator Wilayah (Korda) MRI di Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi (Jabodetabek), sekaligus persiapan pendirian posko di daerah di Jabodetabek jika banjir masih terus berlanjut.

Selain itu, tim-nya juga tengah menghubungi tim terbaik yang merupakan alumni Pendidikan SAR/Diksar untuk diterjunkan menangani banjir di DKI Jakarta.
           
“Kami akan melibatkan relawan dari 14 Korda MRI dan dari alumni terbaik Diksar di Jawa Barat, Banten dan Jakarta sekitar 60 orang. Insyaallah mereka besok siap datang ke Posko Bencana Nasional di Kantor ACT Ciputat,” tuturnya, Selasa (21/2).
 
Insan berharap banjir yang menimpa di beberapa wilayah DKI Jakarta ini segera surut. Berdasarkan pengalaman banjir tahun sebelumnya, volume air akan bertambah apabila hujan tidak kunjung reda selama 2 atau 3 hari lamanya.
 
“Ini baru tahap awal, biasanya tanda emergensi itu apabila hujan secara berturut-turut selama 2 atau 3 hari tidak berhenti. Kemudian dipicu dengan banjir di Bogor. Maka tanah di Jakarta yang sudah padat dengan air yang belum surut, ditambah air dari bogor ini, beresiko besar banjir akan terjadi lebih tinggi lagi,”terangnya.  
 
Insan bersyukur menjelang siang ini, hujan sudah reda dan hujan di Bogor tidak terlalu tinggi. “Alhamdulillah siang ini sudah tidak hujan lagi. Semoga tidak meningkat lagi, biasanya kalau seperti ini air akan cepat surut, semoga demikian,” pungkasnya penuh harap. []

Penulis: Muhajir Arif Rahmani