Beranda > Berita Terbaru
#IndonesiaDaruratBencana

BMKG: Hujan Deras Jakarta Hingga Permulaan Maret

21 Feb 2017
BMKG: Hujan Deras Jakarta Hingga Permulaan Maret

ACTNews, JAKARTA - Bisa jadi sebagian warga Jakarta Selasa (21/7) pagi tadi bangun tidur dirundung rasa terkejut. Derasnya hujan sejak dinihari sampai subuh membuat pagi di Jakarta terasa sedikit berbeda. Ditambah lagi derasnya hujan tak juga berhenti sampai periode sibuk jam kerja dimulai.

Akhirnya, Selasa pagi tadi (21/2) Jakarta pun sempat kalang-kabut karena derasnya hujan tak kunjung mereda. Ruas jalan dibikin tergenang banjir, macet tidak bergerak, sejumlah pemukiman juga tak luput diterjang luapan air sungai. Banjir lagi-lagi melanda Jakarta dengan ketinggian rata-rata 50 sentimeter sampai dengan 1,5 meter.

Sampai kapan potensi hujan lebat mengguyur wilayah Jakarta?

Mengutip Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), intensitas hujan di wilayah Jakarta sedang mencapai puncaknya jelang akhir Bulan Februari 2017. Di beberapa titik di Kota Jakarta, curah hujan melonjak signifikan sampai menyentuh angka 143mm per hari. Jakarta Timur dan Jakarta Utara berada di puncak dengan intensitas hujan paling lebat se-Jabodetabek. Di Jakarta Timur, rata-rata curah hujan di atas 140mm perhari, angka ini masuk kategori hujan sangat lebat.

Tidak hanya sehari atau dua hari ke depan, hujan lebat di Jabodetabek diperkirakan terus berlangsung sepanjang hari sampai Bulan Februari berakhir. BMKG menyebut puncak intensitas hujan di Jakarta dan sekitarnya setidaknya akan terjadi sepanjang hari hingga permulaan Maret 2017.

Mengingat potensi hujan lebat yang masih membentang sekira dua minggu ke depan, terhitung hari ini Selasa (21/2) Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah menetapkan status siaga dua dan siaga tiga untuk banjir Jakarta. Status siaga banjir berbeda-beda tergantung wilayahnya di Provinsi DKI Jakarta dan sekitar.

Merangkum sejumlah media lokal di Jakarta, debit sungai di Kali Karet dan Pulogadung bertahan di status siaga dua dengan ketinggian 700 sentimeter. Kemudian di Sungai Ciliwung area Manggarai, juga Sungai Angke Hulu statusnya berada di status siaga tiga.

Bergerak ke area hulu sungai di Jakarta, ketinggian muka air di Sungai Ciliwung wilayah Bendung Katulampa, selasa pagi berada di titik 50 sentimeter atau kategori siaga empat.

Sementara itu, sampai Selasa sore (21/2), tim respons emergency banjir Jakarta Aksi Cepat Tanggap bertahan di pemukiman Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Tim respons banjir ACT dengan perahu karet menyisir gang-gang kecil di perkampungan persis sebelah Bandar Udara Halim Perdanakusuma itu. Perahu karet ditumpangi sejumlah warga yang hendak keluar dari rumah mencari logistik.

Sudah dua hari, Kampung padat penduduk di Cipinang Melayu tenggelam sampai 1,5 meter. Cipinang Melayu termasuk paling parah diterjang banjir Jakarta beberapa hari terakhir. Tanggul penahan aliran Kali Sunter jebol sejak Senin kemarin. Aliran Kali Sunter pun lolos meluap mengisi jalan-jalan lintas kampung Cipinang Melayu.

Kebutuhan mendesak di posko pengungsian banjir Cipinang Melayu meliputi obat-obatan, selimut, susu bayi, pembalut, makanan bayi, air bersih, dan air minum. []

Penulis: Shulhan Syamsur Rijal