Beranda > Berita Terbaru
Emergency Response

Bersih-Bersih dan Distribusi Air Bersih, untuk Korban Banjir Cirebon

23 Feb 2017
Bersih-Bersih dan Distribusi Air Bersih, untuk Korban Banjir Cirebon

ACTNews, CIREBON – Sehari pasca banjir di Kabupaten Cirebon, Tim Relief – ACT bersama MRI Kabupaten Cirebon melakukan aksi pemulihan di titik terdampak banjir Cirebon. Aksi diawali dengan membantu korban banjir melakukan bersih-bersih fasiltas umum. Berlanjut sampai distribusi air bersih untuk korban banjir.    
 
Satu pekan lalu, pertengahan Februari 2017, banjir meluas merendam sejumlah desa di Kabupaten Cirebon.Salah satu desa terdampak banjir yakni Desa Japura Bakti, Kecamatan Astana Japura, Kabupaten Cirebon.

Hari ketika banjir mulai meluap itu, hujan deras mengguyur Desa Astana Japura selama lebih dari 5 jam lamanya. Puluhan ternak hanyut terbawa arus banjir, dokumen sekolah rusak, buku-buku sekolah rusak, tiga rumah warga bagian dapurnya terbawa arus, puluhan hektar sawah terendam banjir dan harta benda warga terendam banjir.

Bahkan sebagian barang-barang warga hanyut terbawa arus deras banjir. Sampai banjir surut, data yang dihimpun terdapat 3800 Kepala Keluarga/KK atau 9500 jiwa menjadi korban banjir.
 
Satu pekan kemudian, ketika banjir telah surut dan menyisakan hamparan lumpur banjir, beberapa fasilitas umum seperti masjid dan sekolah dibersihkan Tim Relief-ACT, MRI Cirebon bergotong royong bersama warga korban banjir. Salah satu fasilitas yang dibersihkan adalah SDN 1 Japura Bakti.
 
Diding Fachrudin, Koordinator Tim Relief-ACT mengungkapkan pasca-banjr di SDN1 Japura Bakti menyebabkan banyak fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan ,seperti: buku-buku,arsip-arsip sekolah dan yang lainnya. Selain itu banjir di sekolah tersebut meninggalkan lumpur tebal di setiap ruangan kelas.
 
“Kami membagi dua tim dalam aksi ini, pertama  tim bersih-bersih dan tim distribusi air bersih, alhamdulillah dibantu masyarakat setempat proses dua aksi kami berjalan lancar,” tuturnya.        
 
Menurut Diding, Timnya menyalurkan air bersih di tiga dusun di Desa Japura Bakti. “Kami memilih Desa Japura Bakti, dikarenakan di desa ini susah untuk mendapatkan air bersih, karena sumur-sumur warga masih kotor akibat tergenang terkena banjir. Alhamdulillah kira-kira 1600 KK atau setara dengan 4500 jiwa menjadi penerima manfaat distribusi air bersih ini," ungkapnya.
 
Menurut penuturan warga Desa Japura Bakti, hingga satu pekan lebih setelah banjir, belum ada bantuan dari manapun baik dari instansi pemerintah maupun dari lembaga non pemerintah. Seperti diungkapkan Efendi, seorang warga Desa Japura Bakti, Ia mengaku baru ACt yang datang ke desanya membantu membersihkan sekolah, masjid dan mendistribusikan air bersih.   
 
“Baru ACT yang datang ke desa kami membantu kami semua, belum ada dari yang lain. Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada para relawan ACT,” ucapnya.
 
Hal sama diutarakan Akrom, Petugas Desa Japura Bakti, menurutnya perhatian ACT ini sangat membantu warganya yang tengah mengalami musibah.
 
“Saya selaku aparat desa sangat bersyukur ACT membantu warga kami, kami ucapkan banyak terimakasih. Hingga saat ini belum ada bantuan dari aparat kecamatan atau kabupaten kepada warga kami,” pungkasnya.   
 
Desa terdampak banjir di Cirebon kini masuk fase pemulihan. kebutuhan mendesak berupa bantuan logistik. Mulai dari makanan siap saji, air mineral, makan ringan, sembako, personal hygine, perlengkapan sekolah, buku bacaan untuk anak sekolah, perlengkapan ibadah berupa Al-Quran sejadah, mukena, sarung, dan keperluan lainnnya. []

Penulis: Muhajir Arif Rahmani  
Foto: Diding Fachrudin