Beranda > Berita Terbaru
#IndonesiaDaruratBencana

Banjir Berulang di Karawang, Kali ini 460 Rumah Tenggelam

28 Feb 2017
Banjir Berulang di Karawang, Kali ini 460 Rumah Tenggelam

ACTNews, KARAWANG - Sudah kebal dengan banjir. Begitu mungkin perasaan yang dilanda sebagian besar warga Kabupaten Karawang. Bagaimana tidak, dalam satu bulan terakhir, beberapa wilayah di Karawang sudah diterjang banjir lima kali berturut-turut! Ya lima kali banjir dalam sebulan!

Rentang banjir berulang bahkan setiap satu pekan sekali. Kali ini, di ujung bulan Februari 2017, Kabupaten Karawang kembali dirundung banjir.

Mengutip Antara, banjir di Kabupaten Karawang lagi-lagi berulang. Kurang lebih 460 rumah di Desa Karangligar, Kabupaten Karawang habis tenggelam. Banjir datang untuk kesekian kalinya kiriman dari wilayah Bogor, di sebelah selatan Karawang.

Serupa dengan kejadian banjir-banjir sebelumnya, air bah datang karena luapan Sungai Cibeet. Ditarik mundur ke belakang, selama Bulan Februari 2017 saja sudah lebih dari lima kali Sungai Cibeet meluap dan meluap lagi. Bahkan bagi warga Dusun Pengasinan, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, banjir di tahun 2017 seperti rangkaian musibah yang tak ada ujungnya. Kebal dan jenuh dengan banjir yang berulang setiap minggunya.

Nyai, salah satu warga korban banjir Karawang berkata, Ia sudah bosan dengan banjir. “Sehari sebelum banjir ini datang, kami sudah membersihkan semua sudut rumah yang penuh lumpur. Setelah rumah bersih, banjir datang lagi,” katanya menahan sedih, seperti dilansir Antara.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Karawang mencatat, setidaknya selama Bulan Februari 2017 banjir di Karawang sudah terjadi lima kali berturut-turut. Artinya banjir berulang setiap pekan, bahkan dalam satu pekan ada dua kali banjir yang menggulung, kemudian surut, kemudian menggulung kembali.

Senin kemarin (27/2) banjir di Karawang berulang kembali dan merendam Desa Karangligar. Sebanyak 460 rumah dikabarkan terendam. Ketinggian air banjir berbeda-beda, terendah 30 centimeter sampai yang paling dalam 1,5 meter.

Karena banjir di pekan terakhir Februari ini, kurang lebih 1.702 jiwa warga Desa Karangligar, Karawang mengungsi dan menyebar di sejumlah posko pengungsian. Masjid dan balai desa dijadikan titik pengungsian utama.

Untuk diketahui, Sungai Cibeet adalah sungai besar anak dari sungai Citarum. Cibeet menjadi batas alami antara wilayah Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang. Dari Bogor, hulu Sungai Cibeet berawal di wilayah Sukamakmur, Kabupaten Bogor.[]

Penulis: Shulhan Syamsur Rijal
Sumber gambar pasangmata