Beranda > Berita Terbaru
Mitigasi

Penanaman 2000 Bibit Pohon di Bengkulu, Lestarikan Alam dan Cegah Bencana

28 Feb 2017
Penanaman 2000 Bibit Pohon di Bengkulu, Lestarikan Alam dan Cegah Bencana

ACTNews, BENGKULU –  Sebagai Kota yang berada di pesisir pantai dan berhadapan langsung dengan Samudera Hindia, Bengkulu menyimpan potensi ekonomi hebat dan sekaligus potensi bencana berskala massif, berupa Gempa Subduksi, Sesar Mentawai, dan juga Gempa Darat akibat Patahan Sumatera (Sumatera Fault). Untuk membangun kesiapsiagaan bencana tersebut, Sampoerna untuk Indonesia bekerjasama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT), menggelar Program Disaster Emergency Response Command System and Tree Planting.
 
Setelah sukses dengan pelaksanaan Pelatihan dan Workshop Sistem Komando Tanggap Darurat (SKTD), pada 20-22 Februari 2017, yang bertempat di Balai Prajurit Gamas- Korem 041, Kota Bengkulu, pada Sabtu (25/2), Sampoerna untuk Indonesia bersama ACT menggelar seremonial penanaman 2000 bibit pohon di Kota Bengkulu. Lokasi seremonial bertempat di lingkungan Sport Center, Pesisir Pantai Panjang.
 
“Bagi Samporna untuk Indonesia, program ini merupakan salah satu wujud tanggungjawab sosial perusahaan. Selain pelatihan SKTD yang sudah dilaksanakan kemarin, hari ini kami menanam 2000 bibit di Kota Bengkulu. Semoga hal ini wujud kontribusi kami dalam membangun Kota Bengkulu yang lebih baik,” ujar Ervin Pakpahan, Perwakilan dari Sampoerna untuk Indonesia.
 
Menurut Insan Nurrohman, Vice Presiden ACT Kota Bengkulu memiliki sejumlah potensi bencana, diantaranya tanah longsor dan abrasi laut. “Oleh karena Itu diantara bagian dari program yang kami lakukan di Kota Bengkulu adalah penanaman bibit pohon. Sebagai upaya mitigasi bencana. Penanaman pohon ini juga upaya untuk menjaga ketersediaan air tanah, sehingga di masa depan Kota Bengkulu terhindar dari masalah air bersih yang layak konsumsi. Total ada 2000 bibit pohon yang kami tanam di Kota Bengkulu, yang terbagi dari dua jenis, tanaman kayu dan tanaman buah,”jelasnya.
 
Apresiasi positif disampaikan oleh Patriana Sosialinda, Wakil Walikota Kota Bengkulu, di sela-sela seremonial ini. “Saya mewakili pemerintah Kota Bengkulu, menyampaikan apresiasi kepada Sampoerna untuk Indonesia dan ACT, atas pelaksanaan program ini. Program ini sangat kami butuhkan untuk membangun kesiapsiagaan bencana di Kota Bengkulu,” ungkapnya.
 
Program di Kota Bengkulu ini merupakan rangkaian kedua dari roadshow 6 Kota di Pulau Sumatera, dari Program Disaster Emergency Response Command System and Tree Planting. Setelah sebelumnya digelar di Kota Bukittinggi. Program ini akan berlanjut di Kota Banda Aceh, Kota Palembang, Kota Pekanbaru, dan terakhir Kota Pangkalpinang.
 
Selain penanaman pohon, juga dilakukan pendistribusian 40 bak sampah di sejumlah wilayah di Kota Bengkulu. Untuk pendistribusian bak sampah, ACT juga melibatkan dinas Lingkungan Hidup.[]

Penulis: Wahyu Novyan
Editor: Muhajir Arif Rahmani