Beranda > Sisi Humanis
Community Development

Nestapa Keluarga Mak Manah

Nestapa Keluarga Mak Manah

SEMBAKO: Dede Abdul Rochman, Koord Tim Relief-ACT menyerahkan paket sembako kepada keluarga Mak Manah, warga Citeureup, Cimahi, Bandung. (Foto: Dede/ACT)


ACTNews, BANDUNG - Tim Relief-ACT mengunjungi pasangan Mak Manah (85) dan Abah Amat (85) yang beralamat di Kampung Cisurupan Rt 03/08, Desa Citeureup, Cimahi, Jum’at (23/5). Saat tim Relief-ACT tiba di gubugnya, Mak Manah menyambut kedatangan tim ACT dengan ramah dan akrab. Di sebelah Mak Manah, nampak seorang tua renta yang berbaring di kasur yang sudah lapuk dan beraroma kurang sedap. Maklum, kondisi pasangan tersebut, sangat kekurangan, papa dan miskin dan hanya memiliki satu anak.

“Kami punya anak satu pun tidak bisa diharapkan, karena sakit akibat jatuh dari sepeda ontel yang biasa jual es keliling, “ kata Mak Manah. Untuk biaya pengobatan anaknya pun berasal dari bantuan swadaya masyarakat.

Sejak masih muda, Mak Manah adalah seorang buruh tani di sawah milik orang lain. Sedangkan, Abah Amat awalnya buruh ternak kambing punya orang lain yang menitipkan kepadanya. Belakangan Abah Amat tidak kuasa lagi memelihara kambingnya walau hanya dua ekor karena sering sakit-sakitan dan sudah lanjut usia.

Kini, untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya pun hanya berharap belas kasih dari tetangganya. Mak Manah, tak pernah meminta-minta walaupun dia tidak punya. Karena peduli dan merasa kasihan mereka membantu pasangan tua renta itu.

“Mereka layak dibantu sebagaimana mestinya, siapa lagi kalau bukan kita yang peduli kepada orang-orang yang seperti ini kondisinya, “ kata salah seorang tetangga Mak Manah.

Di dalam rumahnya yang sangat berantakan, yang jauh dari kebersihan. Sebagian atap rumahnya pun sudah mulai lapuk dan hampir roboh. Jika hujan, rumahnya banyak yang bocor. Kondisi yang sangat memprihatinkan. Saat tim relief ACT tiba, Abah  Amat sedang tergeletak di kasurnya dan Mak Manah menatap ke pintu yang terbuka.

“Dia termenung dan menatap kosong kepada tim ACT yang datang ke rumahnya. Dulu, rumahnya dibangun dengan bantuan dari Kelurahan Citeureup. Dengan kondisi kemiskinan yang dideritanya, Mak Manah dan Abah Amat hanya pasrah dan mensyukurinya, “ ujar Dede Abdul Rochman.
Sekarang tidak ada lagi bantuan dari pemerintah setempat. Maka, bantuan sembako dari ACT sedikit bisa menghibur pasangan tua renta tersebut yang papa dan miskin dan Abah Amat yang sedang sakit.  Ucapan terima kasih dari Mak Manah dan Bah Amat berkali-kali disampaikan kepada tim Relief ACT.

“Hatur nuhun kana kasaean bantuan ti ACT nu teu aya hinggana, tos teu tiasa dicariosken mung hanya ka Allah Subhana wata’ala, kana kasaean ieu nu jadi maksad sing tambih maju, sukses, aya dina kaberkahan sareng dilipatgandakeun dina kaseanana ieu, “ saur Mak Manah dalam loga Sunda.

(Terima kasih atas kebaikan batuan dari ACT yang tiada terhingga, tidak bisa diucapkan dengan kata-kata, hanya kepada Allah Swt, atas kebaikan yang dimaksud supaya tambah maju, sukses, selalu dalam keberkahan dan dilipatgandakan pahala kebaikannya). Semoga bermanfaat dan Mak Manah dan Abah Amat selalu dianugerahi kesehatan. (dyt/dd)

-----------------

Salurkan Paket Wakaf Pendidikan berbentuk Paket Peralatann Sekolah Anda ke: 
Kantor ACT Ciputat di Perkantoran Ciputat Indah Permai Blok B 8-9, Jl. Ir. H. Juanda No.50 Ciputat Telp. 021-741 4482.

Bagi Anda yang ingin mendonasikan bantuannya berupa uang tunai bisa ditransfer ke Rekening Wakaf Tunai:
BSM # 166 0021 212
BNI Syariah # 0270 360 372
Permata Syariah # 0971 144033
CIMB Niaga # 0800 10098 4009
BCA # 1630358007
An. Aksi Cepat Tanggap