Beranda > Berita Terbaru
Emergency Response

Relawan ACT Membagikan Masker

16 Feb 2014
Relawan ACT Membagikan Masker

MEMBAGIKAN MASKER. Embusan asap yang terjadi di lereng Gunung Kelud menunjukkan masih ada aktivitas mengeluarkan abu vulkanik, karena itu Tim Relawan ACT membagi-bagikan masker kepada warga. (Foto: Dede)

ACTNews, KEDIRI – Relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) membagi-bagikan masker kepada para warga baik pengungsi di titik-titik posko pengungsian maupun kepada para warga yang melintas di beberapa ruas jalan Kediri, Ahad (16/2).

Menurut Dede Abdul Rohman, Koordinator Tim Relawan DERM-ACT, para relawan dari MRI Kediri disebar ke titik-titik posko pengungsi dan turun ke jalan-jalan untuk membagikan masker kepada warga baik yang mengungsi di posko-posko maupun yang sedang melintas di jalan.

Relawan membagikan masker di salah satu pusat pengungsi di Masjid An-Nur Kediri. Di luar jam shalat masjid ini menjadi tempat rehat alakadarnya para pengungsi di selasar dan di teras masjid. Usai shalat berjamaah Shubuh, para pengungsi menyempatkan nengok kebun dan rumah mereka atau ada yang bekerja di pasar. Pada saat jam makan, kembali ke pengungsian untuk menerima makan siang yang disiapkan di Dapur Umum ACT.

Menurut Muhammad Hendrasto, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, embusan asap yang terjadi di lereng utara Gunung Kelud pada hari ini, Sabtu, 15 Februari 2014, menunjukkan masih adanya potensi gunung itu kembali meletus.

"Potensi (meletus-red) masih ada. Namun kapan dan berapa besarnya tunggu beberapa hari ke depan," kata Hendrasto pada Sabtu (15/2), seperti disampaikan kepada wartawan Tempo.

Kepala Pusat Data dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, menyatakan kondisi Gunung Kelud pada hari ini, Sabtu (15/2), terlihat asap putih abu-abu dengan tinggi sekitar 3.000 meter. Asap itu bertekanan sedang, angin ke arah barat laut, dan tremor embusan 1-2,5 milimeter. Status awas dan radius 10 kilometer harus kosong dari aktivitas masyarakat. "Ada tren makin menurun aktivitas vulkaniknya," kata Sutopo.

Warga juga secara swadaya membersihkan jalan dan atap-atap rumah. Sutopo mengatakan kebutuhan mendesak masyarakat saat ini yaitu masker, alat-alat untuk membersihkan abu pasir di jalan, dan mobil tangki air. Masyarakat diimbau untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

“Karena itu, tim emergency response Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengerahkan para relawan untuk membagi-bagikan masker kepada warga. Kami memprogramkan seribu masker untuk korban gunung Kelud,” ujar Insan Nurrohman, Direktur Disaster Management Institute of Indonesia (DMII)-ACT. (dyt)

-------------------------

Buktikan kepedulian kita dengan langkah nyata memberikan bantuan untuk mereka. Bantuan dapat berupa barang kebutuhan pengungsi atau donasi yang dapat disalurkan melalui :

BSM # 0040119999

Muamalat # 3040031869

Mandiri # 1010004802482

BCA # 6760303133

CIMB Syariah # 5280100001006

BRI # 092401000018304

BNI Syariah # 0270360372

an. Aksi Cepat Tanggap