Beranda > Berita Terbaru
Community Development

Cici Tegal Isi Trauma Healing Anak Korban Banjir Babelan

14 Feb 2014
Cici Tegal Isi Trauma Healing Anak Korban Banjir Babelan

BERGEMBIRA. Anak-anak korban banjir Desa Buni Bakti, Kec. Babelan, Bekasi bergembira saat dihibur oleh artis Cici Tegal pada acara Trauma Healing yang diselenggarakan ACT bersama mitra Wardah dan GePPuK. (Foto: Dok. ACT)

ACTNews, BEKASI - Bencana yang melanda beberapa daerah di tanah air menyisakan duka yang mendalam. Tidak terkecuali bagi anak-anak korban bencana di Babelan, Bekasi. Daerah bantaran sungai itu sempat terendam air.

Kepedulian terhadap anak-anak inilah yang diberikan secara lebih oleh artis Cici Tegal. Kamis (13/2), Cici menghibur anak-anak di Posko Ramah Anak Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kampung Tambun Siran, Desa Buni Bakti, Babelan, Bekasi Utara.

Cici yang kini aktif menjadi produser memulai dengan canda. "Banjir itu karena air masuk ke rumah, aduh siapa yang ngundang airnya?" serentak anak-anak tertawa mendengar candaan Cici. Kesunyian anak-anak terpecah, keceriaan mereka seiring dengan Salawat Nabi yang dipandu oleh Cici Tegal.

"Shalatullah salamullah, ala thaha Rasulillah,"pandu Cici kepada anak-anak. Sebuah shalawat yang didengungkan, tidak hanya untuk menghibur namun agar harapan tetap ada di hati anak-anak korban bencana. Cici Tegal luar biasa!

Haru tersirat dari wajah Cici Tegal. Bergetar hatinya lantaran sampah pascabencana sangat menyengat. Sawah-sawah terendam air. Sumber pendapatan masyarakat terputus. Meski tertimpa bencana, Cici merasa ketegaran anak-anak bisa dijadikan pelajaran. Meski sedang dirundung kesulitan, anak-anak layaknya anak-anak.

"Pelajaran untuk orang dewasa bahwa bagaimana anak-anak menghadapi kesulitan. Anak-anak mudah beradaptasi, sepatutnya orang dewasa belajar dari anak-anak,"ungkap Cici.

Pelajaran berharga pun seharusnya dapat dipetik oleh semua pihak. Menurut dia, Allah tidak memberikan hal-hal buruk kepada manusia. Manusialah yang berbuat kerusakan di muka bumi.

"Ayatnya sudah jelas, yang bagus-bagus datangnya dari Allah, yang jelek-jelek dari kita. Misalnya, Allah memberi air, tapi kita kurang bisa mengelola air,"kata Cici yang sempat bercerita, ketika menuju tempat syuting, ia harus dipanggul satpam untuk bisa sampai ke tempat tujuan.

Cici Tegal juga sangat mendorong adanya posko ramah anak yang diinisiasi ACT ini. Ia meminta agar posko yang dibangun oleh siapapun harus tuntas dan tidak setengah-setengah.

"Kalau mau menolong haruslah tuntas. Muliakan mereka dengan memberikan yang terbaik. Apa yang kita makan, kita kasih ke dia,"kata Cici.

Program pascabencana pun tak boleh dilupakan. Ia berharap, program edukasi terhadap masyarakat agar lebih mencintai lingkungan harus terus dilakukan.

Sementara itu, Lurah Buni Bakti, Dayatullah mengucapkan ribuan terimakasih kepada relawan ACT dan Cici Tegal yang jauh-jauh datang ke Babelan. Ia juga berharap agar aksi kepedulian ini terus ditingkatkan.

"Terima kasih karena telah mencurahkan kepedulian kepada masyarakat Babelan,"kata dia.

Adapun Posko Ramah Anak ini merupakan kolaborasi antara Wardah dan ACT. Kolaborasi ini ini untuk merespons bencana di masa tanggap darurat dengan tajuk Berbagi Cahaya Peduli.

Vice President ACT M. Insan Nurrohman mengatakan, posko pengungsian ramah anak akan menjadi bagian tidak terpisahkan dari pengelolaan posko dan penanganan pengungsi korban bencana.

Menurutnya, posko ini dirancang untuk menjamin hak-hak anak seperti Tenda Ceria, home schooling yang akan mengkondisikan anak-anak untuk beradaptasi dengan lingkungan baru di pengungsian.

"Ada tenda dapur umum yang memerhatikan gizi anak dan orang tua berkebutuhan khusus, tidak dicampur antara menu anak-anak dan ada sarana bermain untuk anak-anak,"kata dia.

Selain dihibur Cici Tegal, trauma healing juga diisi oleh para pendongeng dari Gerakan Para Pendongeng untuk Kemanusiaan (GePPuK). Anak-anak korban pengungsi sangat antusias mengikuti cerita Kakak-kakak pendongeng dan riang gembira. (Lingga)

 

Editor: Sudayat

----------------------

Salurkan bantuan anda untuk korban bencana alam di beberapa daerah di Indonesia, melalui rekening:

 

BSM : 004 011 9999

 

BCA : 676 030 3133

 

MANDIRI : 101 000480 2482

 

BNI SYARIAH : 270 360 372

 

An. Aksi Cepat Tanggap