Beranda > Berita Terbaru
Emergency Response

Donasi Seragam Sekolah untuk Siswa Korban Banjir

12 Feb 2014
Donasi Seragam Sekolah untuk Siswa Korban Banjir

SENANG. Para siswa SD Bakti Luhur tampak senang setelah menerima seragam sekolah yang diserahkan Dede Abdul Rohman mewakil Komandan DERM-ACT. (Foto: Tanto)

ACTNews. JAKARTA  Siswa SD Bakti Luhur dan MI Nurul Huda Jakarta Selatan yang menjadi korban banjir menerima donasi natura berupa seragam sekolah dari CIMB Niaga Syariah melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT). Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Dede Abul Rohman, mewakili Komandan Disaster Emergency and Relief Management (DERM) – ACT, Rabu (12/2).

Bantuan seragam sekolah tersebut juga akan diberikan kepada siswa-siswa yang kurang mampu, terutama bagi para siswa yang rumahnya terendam banjir. Para siswa korban banjir ini, sebagian baju seragamnya hanyut terbawa air saat banjir meluap, sehingga mereka sangat memerlukan bantuan tersebut.

ACT menggandeng beberapa mitra, salah satunya CIMB Niaga Syariah sebagai donor yang turut serta peduli dan memberikan donasi natura berupa bantuan seragam sekolah yang diberikan kepada siswa SD Bakti Luhur dan MI Nurul Huda di Kawasan Jakarta Selatan.

Para relawan ACT tiba di Sekolah Bakti Luhur sekitar pukul 10.30, dan diterima langsung oleh dewan guru dan Kepala Sekolah. Kedatangan relawan ACT disambut dengan suka cita oleh para siswa dengan tarian Tongpay. Dalam acara ini, tim relawan membagikan paket bantuan berupa seragam sekolah untuk para siswa yang rumah dan baju seragamnya terkena bencana banjir.

Galih Priyogo Nugroho salah seorang siswa SD Bakti Luhur, menyampaikan terimakasih kepada ACT dan CIMB Niaga Syariah yang telah peduli terhadap para siswa di SD Bakti Luhur. Para siswa yang menerima bantuan tampak senang. “Terma kasih kepada ACT dan donatur yang telah memberikan bantuan. Saya senang, ini ada tas, alat tulis dan peralatan sekolah,” kata Galih, siswa SD Bakti Luhur yang rumahnya terendam banjir hingga 2 meter itu.

Usai menyalurkan bantuan di Sekolah Bakti Luhur, tim relawan di hibur oleh salah satu siswanya yang menari tarian Tongpay yang berasal dari perpaduan tarian Betawi dan Cina. “Tarian Tongpay ini adalah tarian yang berasal dari tarian Cina dan Betawi,” kata seorang guru SD Bakti Luhur .

Setelah dihibur oleh tarian tongpay, tim relawan langsung menuju Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Huda untuk memberikan bantuan yang sama, yang letaknya tidak jauh dari Sekolah Bakti Luhur yaitu di Jalan Wijaya I, Petogogan, Jakarta Selatan. Saat tiba di lokasi, tim relawan langsung bergegas untuk memberikan bantuan kepada siswa Nurul Huda yang didampingi oleh Kepala Sekolah. Bantuan yang diberikan tidak berbeda dengan bantuan sebelumnya yaitu Tas dan peralatan Sekolah.

Nurhanifah, siswi MI Nurul Huda mengaku sangat senang dan bersyukur saat menerima bantuan. Namun dia sedih karena rumahnya selalu terkena banjir saat musim hujan tiba dan ini juga yang menyebabkan seragam sekolahnya harus diganti.

“Saya bersyukur atas bantuan ini, dan terima kasih ya kepada ACT yang telah membantu saya yang kebanjiran,” ucap Nurhanifah siswa yang duduk di kelas enam. Tentunya Hani, panggilan akrab Nurhanifah dan teman-temanya sangat berbahagia saat menerima bantuan seragam sekolah dan paket perlengkapan sekolah lainnya. (Tanto)

--------------

Salurkan bantuan anda untuk korban bencana alam di beberapa daerah di Indonesia, melalui rekening:

BSM : 004 011 9999

BCA : 676 030 3133

MANDIRI : 101 000480 2482

BNI SYARIAH : 270 360 372

An. Aksi Cepat Tanggap