Beranda > Berita Terbaru
National Humanity

Trobos Peduli: Menggugah Donasi Sebagai Budaya

12 Feb 2014
Trobos Peduli: Menggugah Donasi Sebagai Budaya

SANGAT DIBUTUHKAN. ACT merupakan lembaga yang sangat dibutuhkan, kata Fitri N Poernomo, Director & Chief Editor Majalah TROBOS Livestock saat menyerahkan donasi untuk korban bencana alam. (Foto: Rijal)

 

ACTNews. JAKARTA - Bencana alam di negeri ini terus datang silih berganti. Di saat beberapa titik banjir di Pulau Jawa sudah mulai mereda, Sinabung justru kembali bergejolak. Belum lama, gunung Kelud pun menampakkan aktivitas seismik yang cenderung negatif. Tak ayal, hingga detik ini banyak saudara-saudara kita di luar sana yang masih membutuhkan uluran tangan kita.

Tanpa terasa, kepedulian dari berbagi pihak pun terus mengalir tanpa henti. Kali ini kepedulian datang dari Majalah Trobos Livestock dan sponsor acara Indonesian Poultry Club. Majalah Trobos sebagai media agribisnis peternakan dan perikanan mempercayakan sejumlah donasinya kepada lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Donasi berupa uang tunai sejumlah Rp. 14.000.000 serta paket pakaian diserahkan langsung oleh Fitri N Poernomo, Director & Chief Editor majalah Trobos kepada ACT di kantor redaksi Trobos, Cileungsi, Pondok Gede.

“Dana yang berhasil kami kumpulkan merupakan hasil dari sebuah kegiatan, keuntungannya kita salurkan melalui ACT sebagai bantuan untuk korban bencana alam,” ungkap Fitri.

Fitri mengharapkan, melalui donasi ini banyak komunitas lain yang tergugah untuk melakukan hal serupa. Tak dapat dipungkiri, korban bencana banjir khususnya di Pantura merupakan mitra aktif majalah Trobos. Sepanjang Pantura banyak petani padi, petambak udang, peternak ayam dan lain-lain yang menjadi korban bencana banjir.

“Kami juga akan membuat tulisan di majalah Trobos, tulisan yang mengetuk kepedulian semua bahwa inilah saatnya untuk menolong, agar petani, peternak, nelayan dan lain-lain bisa bangkit lagi,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Fitri juga menginginkan bahwa donasi yang disalurkan melalui ACT dapat berkesinambungan. “Kami, segenap karyawan di Trobos sedang membiasakan donasi sebagai budaya, dengan menyisihkan setiap keuntungan untuk meringankan beban saudara kita yang membutuhkan” ujarnya.

Menurutnya, ACT merupakan lembaga yang sangat dibutuhkan. Tak hanya cepat dan tepat menyalurkan bantuan, tetapi juga mempermudah orang yang ingin memberikan bantuan. “Tanpa perlu turun langsung ke area bencana, lebih baik menyalurkan donasi melalui lembaga sosial yang cepat dan tepat seperti ACT ini, bisa ditransfer ataupun dijemput donasinya” kata Fitri.

“Saya rasa ACT sudah menunjukkan visi misinya, bisa dilihat dari laporan maupun banyaknya pemberitaan di media, ACT merupakan pilihan yang tepat, semoga berkah semuanya,” tambah Fitri. (Syamsur Rijal)