Beranda > Berita Terbaru
National Humanity

Balada Para Penyeru Kebajikan

11 Feb 2014
Balada Para Penyeru Kebajikan

LAYANI CUSTOMER – Konsultan ACT sedang melayani dan memberikan penjelasan terkait program banjir kepada salah seorang donatur. (Foto:Suriadi/act)

 

ACTNews.KARAWANG –  Menjadi  relawan bukan kebetulan, tetapi merupakan sebuah pilihan. Itulah yg diungkapkan oleh Chika Chintia Ayu, salah seorang relawan konsultan Program Peduli Banjir yang bertugas di Carrefour Karawang.

Chika, mahasiswa semester II jurusan Broadcasting UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, memilih mengisi liburan dengan menjadi relawan. Menurutnya aktifitas ini sangat menantang, mengajak orang-orang berbuat kebajikan, membantu sesama yang tengah kesusahan dan dirundung duka.

"Alhamdulillah respon masyarakat bagus, meski kalau hari biasa di Carrefour Karawang agak sepi, ramainya kalau weekend," ungkapnya

Bersama teman satu timnya yaitu Prasetya Mega Utami, mereka menuturkan pernah memprospek pengunjung kewarganegaraan India, " tapi mereka nggak donasi, cuma lihat-lihat aja,” kata Mega

"Tapi pernah juga ada pengunjung bule kewarganegaraan Amerika, kami prospek dan alhamdulillah mereka respect dan berdonasi untuk korban banjir." 

Dari pengamatan kami dilapangan, panggilan menjadi relawan yang dilakoni Chika dan Mega bukanlah basa-basi, mereka tak segan dan sungkan menyapa pengunjung dan menjelaskan terkait program kerjasama bersama peduli banjir. Meski tak jarang ditolak.

"Tak gampang menyerah, percaya diri dan tidak malu menjadi kunci utama untuk menyapa setiap pengunjuang, memberikan informasi dan edukasi dalam berbuat kebajikan,"tutur mereka.

Chika juga menuturkan bahwa pada Kamis (6/2) yang lalu. Tim konsultan peduli banjir ACT - Carrefour sempat diwawancarai oleh tim media Radar Karawang, terkait aktivitas fundraising dan program-program yang dikerjasamakan antara ACT dengan Carrefour.

"Saya menikmati posisi saya sebagai konsultan, menjalani dan menikmati prosesnya, dan ini menjadi bekal berharga dalam berinteraksi dan menjalin relasi" kata Chika

Sementara di Carrefour Cikarang, Diana Lestari dan Hanna menuturkan bahwa dalam kesehariannya menjadi relawan "kami dituntut agar berpenampilan profesional layaknya karyawan Carrefour, mengenakan pakaian yang serasi seragam dan rapi," tutur Hana.

" Kalau pakaiannya tidak sesuai standard maka Manager Storenya akan menegur kami," tambah Diana

Jadi, selain belajar berinteraksi dan  membangun komunikasi, para relawan juga belajar menempatkan diri berbusana sesuai situasi dan kondisi.

Relawan, Balada penebar kebajikan, sepertinya tak akan pernah habis cerita dibalik perjuangan mereka dalam mengedukasi dan memantik kesadaran masyarakat akan pentingnya berbagi dan tolong menolong terhadap sesama.(Suriadi)

---------------------

Salurkan bantuan anda untuk korban bencana alam di beberapa daerah di Indonesia, melalui rekening:

BSM : 004 011 9999

BCA : 676 030 3133

MANDIRI : 101 000480 2482

BNI SYARIAH : 270 360 372

An. Aksi Cepat Tanggap